Jumat, 16 Mei 2014

PENGERTIAN TRAVELERS CHEQUE DALAM AKUNTANSI

Pengertian Travelers Cheque


     Travellers cheque yaitu cek wisata atau cek perjalanan yang digunakan untuk bepergian. Traveler’s cek pertama kali diterbitkan pada tanggal 1 Januari 1772 oleh Thomas Cook telah mengeluarkan ‘circular notes’ (surat edaran) yang beroperasi pada caraTravellers chaque tersebut.
Keuntungan transaksi dengan Travelers Cheque


Keuntungan Travellers cheque :
1. Memberikan kemudahan berbelanja
2. Mengurngi resiko kehilangan uang
3. Memberikan rasa percaya diri
Cek yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan, Bank atau bukan Bank yang berfungsi sebagai uang tunai. Cek perjalanan berguna ketika bepergian, terutama dalam hal perjalanan ke luar negeri, dimana tidak semua kartu kredit yang dibawa oleh seseorang akan diterima.
Cek perjalanan merupakan surat berharga yang di keluarkan oleh sebuah bank, yang mengandung nilai, dimana bank penerbit (issuer) sanggup membayar sejumlah uang sebesar nilai nominalnya kepada orang yang tanda tangannya tertera ada cek perjalanan itu.

Merupakan uang kartal asing yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh bank di luar negeri. Bank notes dikenal juga dengan istilah “devisa tunai” yang mempunyai sifat-sifat seperti uang tunai. Tidak semua bank notes dapat diperjualbelikan, hal ini tergantung daripada peraturan devisa di negara yang asal bank notes.

Sedangkan yang dimaksud  dengan jual beli bank notes merupakan transaksi antara valuta yang dapat diterima pembayarn dan dapat diperjualbelikan dan diperdagangkan kembali dengan nilai tukar yang terjadi pada saat itu.

Dalam transaksi jual beli bank notes, bank mengleompokkan bank notes ke dalam dua klasifikasi. Yaitu bank notes yang lemah dan bank notes yang kuat dan biasanya lebih menyukai bank notes yang nilainya kuat.


Pengelompokan bank notes yang kuat berdasarkan kategori sebagai berikut :
a.     Bank notes tersebut mudah diperjualbelikan
b.    Nilai tukar terkendali / stabil
c.     Frekuensi penjualan sering terjadi
d.    Dan pertimbangkan lainnya.


Contoh bank notes yang tergolong dikategorikan kuat:
Ø  United State Dollar/USD (Amerika)
Ø  Singapore Dollar/SGD (Singapura)
Ø  Great Britain Poundstarling/GBP (Inggris)
Ø  Australian Dollar/AUD (Australia)
Ø  Deutsche Mark/DEM (Jerman)
Ø  Japanese Yen/JPY (Jepang)
Ø  Hongkong Dollar/HKD (Hongkong)

Contoh bank notes yang termasuk dalam kategorigolonganlemah, yaitu:
Ø  Italian Lira/ITL (italia)
Ø  Netherlands Guilder/NLG (Belanda)
Ø  French Franc/FRF (Perancis)
Ø  Canadian Dollar/CAD (Canada)
Ø  New Zealands Dollar/NZD (Selandia Baru)
Ø  Malaysian Ringgit/MYR (Malaysia)
Ø  Thai Baht/THB (Thailand)

Dalam praktiknya bank tidak selalu menerima penjualan dan pembelian bank notes. Hal ini disebabkan oleh beberapa alasan yaitu :
a.     Kondisi bank notes cacat / rusak
b.    Tergolong dalam valuta lemah
c.     Tidak memiliki persediaan
d.    Diragukan keabsahannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar